Artikel ini kita akan mempelajari dan Mengenal Apa Itu Transformator Menurut prinsip Induksi Elektromagnetik, kita telah mengetahui bahwa, fluks yang bervariasi dapat menyebabkan EMF dalam koil.
Artikel ini kita akan mempelajari dan Mengenal Apa Itu Transformator Menurut prinsip Induksi Elektromagnetik, kita telah mengetahui bahwa, fluks yang bervariasi dapat menyebabkan EMF dalam koil. Dengan prinsip induksi mutual, ketika koil lain dibawa di samping koil tersebut, fluks menginduksi EMF ke dalam koil kedua.
Sekarang, koil yang memiliki fluks bervariasi disebut sebagai Coil Primer dan koil dimana EMF diinduksi disebut sebagai Coil Sekunder, sementara kedua kumparan itu bersama-sama membuat unit yang disebut Transformator.
Transformator
Sebuah transformator memiliki koil utama dimana input diberikan dan sebuah koil sekunder dimana output dikumpulkan. Kedua gulungan ini dililitkan pada bahan inti. Biasanya isolator membentuk inti transformator.
Gambar berikut menunjukkan trafo praktis.
![]() |
| Gambar 1. Core Transformator |
Dari gambar di atas, jelas bahwa beberapa notasi biasa terjadi. Penjelasan dari gambar diatas adalah :
- Np = Jumlah putaran pada gulungan primer
- Ns = Jumlah belitan dalam gulungan sekunder
- Ip = Arus mengalir di primer transformator
- Is = arus mengalir di sekunder transformator
- Vp = Tegangan di bagian utama transformator
- Vs = Tegangan di bagian sekunder transformator
- Φ = Fluks magnetik ada di sekitar inti transformator.
Transformer di Sirkuit
Gambar berikut menunjukkan bagaimana transformator diwakili dalam rangkaian. Gulungan utama, gulungan sekunder dan inti transformator juga ditunjukkan pada gambar berikut.
![]() |
| Gambar 2. Simbol Rangkaian Transformator |
Oleh karena itu, ketika sebuah transformator dihubungkan dalam suatu rangkaian, pasokan masukan diberikan ke koil utama sehingga menghasilkan fluks magnetik yang bervariasi dengan catu daya ini dan fluks tersebut diinduksi ke dalam gulungan sekunder transformator, yang menghasilkan EMF yang bervariasi dari Fluks yang bervariasi. Karena fluksnya harus bervariasi, untuk pengalihan EMF dari primer ke sekunder, transformator selalu bekerja pada AC arus bolak-balik.
Step-up dan Step-down
Bergantung pada jumlah putaran pada gulungan sekunder, trafo dapat disebut sebagai step up atau step down transformer.
Poin utama yang harus dicatat di sini adalah bahwa, tidak akan ada perbedaan dalam kekuatan primer dan sekunder dari transformator.
Dengan demikian, jika voltase tinggi di sekunder, maka arus rendah ditarik untuk membuat daya stabil. Selain itu, jika voltase di sekunder rendah, maka arus tinggi ditarik sehingga daya harus sama dengan sisi primer.
Transformator Step Up
Bila belitan sekunder memiliki lebih banyak belitan daripada belitan utama, maka transformator dikatakan sebagai transformator Langkah-up. Disini EMF yang diinduksi lebih besar dari pada sinyal input.
![]() |
| Gambar 3. Transformator Step Up |
Transformator Step Down
Bila belitan sekunder memiliki jumlah putaran yang lebih rendah daripada belitan primer, maka transformator dikatakan sebagai transformator Step-down. Disini EMF yang diinduksi kurang dari pada sinyal input.
![]() |
| Gambar 3. Transformator Step Down |
Turns Ratio
Karena jumlah putaran belitan primer dan sekunder mempengaruhi peringkat voltase, penting untuk mempertahankan rasio antara belitan sehingga memiliki gagasan mengenai tegangan yang diinduksi.
Rasio jumlah putaran pada koil primer dengan jumlah putaran pada koil sekunder disebut sebagai "Turns Ratio" atau "rasio transformasi". Rasio belitan biasanya dilambangkan dengan N.
Rasio primer ke sekunder, rasio input terhadap output, dan rasio belokan transformator yang diberikan akan sama dengan rasio voltasenya. Makanya ini bisa ditulis sebagai
Rasio belitan juga menyatakan apakah transformator adalah transformator step-up atau step-down. Sebagai contoh, rasio belitan 1: 3 menyatakan bahwa transformator adalah step-up dan rasio 3: 1 menyatakan bahwa itu adalah transformator step-down




COMMENTS