Tutorial 4 kali ini kita akan menjelaskan tentang Jenis Format dan Alamat di IPV6 yang akan digunakan untuk menggantikan peran IPV4 yang sudah semakin tidak bisa menampung pengalamatan IP di dunia.
Tutorial 4 kali ini kita akan menjelaskan tentang Jenis Format dan Alamat di IPV6 yang akan digunakan untuk menggantikan peran IPV4 yang sudah semakin tidak bisa menampung pengalamatan IP di dunia.
Sistem Jumlah Heksadesimal
Sebelum mengenalkan format IPv6 Address, kita akan melihat ke dalam Sistem Jumlah Heksadesimal. Heksadesimal adalah sistem bilangan posisional yang menggunakan radix (basis) dari 16. Untuk mewakili nilai dalam format yang dapat dibaca, sistem ini menggunakan simbol 0-9 untuk mewakili nilai dari nol sampai sembilan dan A-F untuk mewakili nilai dari sepuluh sampai lima belas. Setiap digit dalam Heksadesimal dapat mewakili nilai dari 0 sampai 15.
![]() |
| Gambar 1. Tabel Konversi Bilangan |
Struktur Alamat IPV6
Alamat IPv6 terdiri dari 128 bit yang terbagi menjadi delapan blok 16 bit. Setiap blok kemudian diubah menjadi bilangan heksadesimal 4 digit yang dipisahkan oleh simbol-simbol kolon.
Sebagai contoh, yang diberikan di bawah ini adalah alamat IPv6 128 bit yang terwakili dalam format biner dan terbagi menjadi delapan blok 16-bit:
0010000000000001 0000000000000000 0011001000111000 1101111111100001 0000000001100011 0000000000000000 0000000000000000 1111111011111011
Setiap blok kemudian diubah menjadi Heksadesimal dan dipisahkan dengan simbol ':':
2001:0000:3238:DFE1:0063:0000:0000:FEFB
Bahkan setelah dikonversi menjadi format heksadesimal, alamat IPv6 tetap panjang. IPv6 menyediakan beberapa aturan untuk mempersingkat alamat. Aturannya adalah sebagai berikut:
Aturan.1 : Buang Zero Tertentu:
Di Blok 5, 0063, dua bit terdepan dapat diabaikan, seperti (blok ke 5):
2001:0000:3238:DFE1:63:0000:0000:FEFB
Aturan.2: Jika dua blok lebih mengandung angka nol berturut-turut, hilangkan semuanya dan ganti dengan tanda titik dua kolon ganda :: seperti blok 6 dan 7:
2001:0000:3238:DFE1:63::FEFB
Blok berurutan nol dapat diganti hanya sekali oleh :: jadi jika masih ada blok nol di alamat, mereka dapat menyusut menjadi nol tunggal, seperti (blok 2):
2001:0:3238:DFE1:63::FEFB
ID antarmuka
IPv6 memiliki tiga jenis skema Alamat Unicast yang berbeda. Bagian kedua dari alamat (64 bit terakhir) selalu digunakan untuk Interface ID. Alamat MAC dari sebuah sistem terdiri dari 48 bit dan terwakili dalam Hexadesimal. Alamat MAC dianggap unik ditugaskan di seluruh dunia. Interface ID memanfaatkan keunikan alamat MAC ini. Seorang host dapat mengkonfigurasi secara otomatis ID Interface-nya dengan menggunakan format IEEE's Extended Unique Identifier (EUI-64). Pertama, host membagi alamat MAC-nya sendiri menjadi dua bagian 24-bit. Kemudian nilai Hex 16 bit 0xFFFE terjepit ke dua bagian alamat MAC tersebut, menghasilkan ID Interface EUI-64.
![]() |
| Gambar 2. ID antarmuka IPV6 |
Konversi ID EUI-64 ke Pengenal Antarmuka IPv6
Untuk mengonversi ID EUI-64 menjadi IPv6 Interface Identifier, bit ke 7 yang paling penting dari EUI-64 ID dilengkapi. Sebagai contoh:
![]() |
| Gambar 3. Konversi ID EUI-64 ke Pengenal Antarmuka IPv6 |
Alamat Global Unicast
Jenis alamat ini setara dengan alamat publik IPv4. Alamat Global Unicast di IPv6 dapat dikenali secara global dan dapat dialamatkan secara unik.
![]() |
| Gambar 4. Alamat Global Unicast |
Global Routing Prefix: 48 bit yang paling signifikan ditetapkan sebagai Global Routing Prefix yang ditugaskan ke sistem otonom tertentu. Tiga bit paling penting dari Global Routing Prefix selalu diatur ke 001.
Alamat Link Lokal
Alamat IPv6 yang dikonfigurasi secara otomatis dikenal sebagai alamat Link-Lokal. Alamat ini selalu dimulai dengan FE80. 16 bit pertama dari alamat link-local selalu diatur ke 1111 1110 1000 0000 (FE80). 48 bit berikutnya diatur ke 0, dengan demikian:
| Gambar 5. Alamat Link Lokal |
Alamat link-local digunakan untuk komunikasi antar host IPv6 pada sebuah link (segmen broadcast) saja. Alamat ini tidak routable, jadi Router tidak akan meneruskan alamat ini di luar link.
Alamat Lokal yang Unik
Jenis alamat IPv6 ini unik secara global, namun harus digunakan dalam komunikasi lokal. Bagian kedua dari alamat ini berisi Interface ID dan paruh pertama dibagi antara Awalan, Bit Lokal, ID Global dan Subnet ID.
![]() |
| Gambar 6. Alamat unik lokal |
Awalan selalu diatur ke 1111 110. L bit, diatur ke 1 jika alamat ditetapkan secara lokal. Sejauh ini, arti L bit to 0 tidak didefinisikan. Oleh karena itu, alamat IPv6 Lokal Unik selalu dimulai dengan 'FD'.
Lingkup alamat Unicast IPv6:
![]() |
| Gambar 6. lingkup alamat ipv6 |
Lingkup alamat Link-lokal terbatas pada segmen. Alamat Lokal Unik bersifat lokal secara global, namun tidak diarahkan melalui Internet, membatasi jangkauan mereka ke batas organisasi. Alamat Global Unicast unik dan dikenali secara global. Mereka harus membuat esensi pengalamatan Internet v2.






COMMENTS